|
PROFIL KABUPATEN MANOKWARI
I. Letak dan Batas Wilayah
Kabupaten Manokwari terletak pada 0015
3025 Lintang Selatan dan 132035 134045
Bujur Timur, dengan luas wilayah 37. 901 km2,
dengan batas-batas :
Sebelah Utara
: Samudera Pasifik
Sebelah Selatan : Kabupaten Fak-fak
Sebelah Barat
: Kabupaten Sorong
Sebelah Timur
: Kabupaten Biak Numfor, Yapen Waropen dan Nabire
Wilayah Administrasi
Secara administrasi
pemerintahan, Kabupaten Manokwari (sebelum pemekaran) terbagi dalam 17
Kecamatan, dengan Manokwari sebagai Ibukota kabupaten. Dari 17 kecamatan yang
ada, 10 berada di daerah pegunungan, selebihnya berada di dataran dan daerah
pantai.
Iklim
Kabupaten Manokwari
mempunyai iklim tropis basah dengan suhu udara minimum 21,50C
dan suhu maksimum 33,1ēC. Suhu maksimum terjadi pada bulan Januari dan Maret,
sedangkan suhu minimum terjadi pada bulan Agustus dan November. Curah hujan
cukup tinggi yaitu 2.283 mm/tahun. Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan
Maret dan terendah terjadi pada bulan Juli. Untuk jumlah hari hujan, hari hujan
terbanyak terjadi pada bulan Juni & Oktober, dan hari hujan terkecil terjadi
pada bulan Desember.
Penduduk
Penduduk Kabupaten
Manokwari hingga tahun 2004 berjumlah 209.308 jiwa dengan kepadatan 4 jiwa/km2.
Laju pertumbuhan penduduk 3,8% per tahun. Penduduk terbanyak terdapat di
Kecamatan Manokwari (33,04%) dan sisanya tersebar di 16 Kecamatan lainnya. Suku
asli yang mendiami Kabupaten Manokwari adalah suku besar Arfak, suku Wamesa,
suku Samuri, Sebyar, Irarutu dan Numfor Doreri. Selain itu terdapat suku
pendatang asal Papua seperti Serui, Biak, Waropen serta beberapa suku dari luar
Papua.
Topografi
Kabupaten Manokwari
memiliki topografi dari wilayah datar hingga bergelombang (bergunung). Hampir
1.446 km2 (3,8%) wilayahnya memiliki
kemiringan 0 25% (datar), selebihnya (80%) wilayahnya memiliki kemiringan
lebih dari 25% (bergelombang). Daerah datar umumnya tersebar di beberapa kawasan
pada Kecamatan Babo, Bintuni, Merdey, Ransiki, Warmare, Prafi, Masni dan
Amberbaken.
Struktur Tanah
Secara umum struktur tanah
di Kabupaten Manokwari terdiri dari jenis alluvial (18,70%), mediterania
(2,44%), podsolid merah kuning (10,41%), podsolid coklat keabuan (7,57%), tanah
utama/complex of soil (49,21%), latosol (4,49%) dan organosol (7,17%). Sedangkan
jenis tanah yang ada secara umum terdiri dari tanah kapur kemerahaan, tanah
endapan alluvial dan tanah alluvial muda. Kedalaman efektif tanah secara umum di
Kabupaten Manokwari rata-rata di atas 25 cm. Kedalaman ini hampir merata di
seluruh wilayah kecamatan kecuali di wilayah pegunungan kapur.
Hidrologi
Kondisi hidrologi di
Kabupaten Manokwari diperlihatkan dalam pola aliran sungai. Sungai-sungai yang
ada pada umumnya bermuara ke Samudra Pasifik, Teluk Cenderawasih, Teluk Bintuni
dan Teluk Wandamen. Sungai terpanjang adalah sungai Sebyar yang terdapat di
Kecamatan Bintuni dan bermuara di Teluk Bintuni. Sungai-sungai besar yang ada
sebagian besar dapat dimanfaatkan sebagai prasarana transportasi air (Kecamatan
Bintuni dan Babo) dan sebagian lagi digunakan sebagai sumber air bersih untuk
kebutuhan hidup penduduk sehari-hari.
Geologi dan Jenis Batuan
Secara garis besar struktur
geologi yang ada berupa daerah lipatan yang terdapat di kawasan dataran tinggi
pegunungan. Di antara lipatan tersebut terdapat sesar naik (daerah dataran
tinggi dengan dominasi batuan sedimen batu kapur, batuan pluton) dan sesar turun
(lembah-lembah dengan didominasi batuan endapan dengan sedimen lumpur dan
organik, alluvium, yura). Pada kawasan-kawasan pantai atau laut banyak dijumpai
batuan terumbu karang dan koral.
Secara geologis jenis batuan yang terdapat
di Kabupaten Manokwari yaitu,
Batuan sedimen tersier & pleistosin tanpa kapur berupa deposit kuater
yang menutupi batuan sedimen tersier
Batuan sedimen tersier & pleistosin karang koral berupa, batuan beku
basal, tufa, andesit, gabro, serpentim tersier, granit dan diorit tersier.
II. POTENSI DAERAH
1] Sektor Pariwisata
2] Sektor Peternakan
3] Sektor Pertanian
4] Sektor Perkebunan
5] Sektor Perikanan dan Kelautan
6] Sektor Kehutanan
7] Sektor Transmigrasi
8] Sektor Pertambangan
WebMaster www.KapetBiak.com. |